25 peserta dari 10 UPT Karesidenan Pekalongan mengikuti kegiatan Bintek SPIP

25 peserta dari 10 UPT Karesidenan Pekalongan mengikuti kegiatan Bintek SPIP

Suaracaraka.com, Pemalang – Putaran pertama kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Unit Pelaksana Teknis jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023 mulai dilaksanakan.

UPT Eks Karesidenan Pekalongan menjadi yang pertama memperoleh bimtek yang diselenggarakan di aula Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang, Selasa (14/02/23).

Sebanyak 25 (dua puluh lima) peserta dari 10 UPT Karesidenan Pekalongan mengikuti kegiatan yang diadakan selama 2 (dua) hari ke depan ini. Koordinator Pengawasan IPP2 Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Kapsari, kembali diberi mandat menjadi narasumber pada bimtek ini.

Mengawali hari pertama kegiatan, Kepala Sub Bagian Humas, RB & TI Hazmi Saefi mengatakan Kanwil Kemenkumham Jateng menargetkan setidaknya akan menyelenggarakan 6 (enam) atau 7 (tujuh) kegiatan serupa di tahun ini.

SPIP dianggap sangat penting, selain sebagai pemenuhan target kinerja tahun 2023, SPIP juga sebagai unsur dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan pemerintahan.

Setali tiga uang, Kakanim Pemalang Arvin Gumilang dalam prakatanya mengatakan kegiatan bimtek ini penting sebagai upaya membangun zona integritas sebagaimana yang telah dimandatkan di masing-masing satuan kerja.

Ia berpendapat SPIP merupakan pengendalian yang mana artinya kita akan mengetahui secara mendalam situasi di dalam kantor seperti apa. Untuk itu pastinya SPIP sangat berpengaruh dalam membangun ZI.

Good governance dapat dicapai jika memiliki pengendalian yang baik, hal itu juga disampaikan oleh Arvin.

Untuk itu ia mengajak para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan merepresentasikan kondisi kantor sehingga memperoleh gambaran dalam penyelesaian masalah.

Kegiatan dilanjutkan dengan materi oleh narasumber tentang Penyelenggaraan SPIP dan Maturitas SPIP pada lingkungan Kanwil Kemenkumham Jateng.

Kapsari menyebut SPIP merupakan konstruksi sosial dimana kehadirannya dibentuk dari interaksi beberapa pihak. Ia sependapat dengan Kakanim Pemalang bahwa terwujudnya good governance dimulai dari pengendalian dan manajemen risiko.

Kegiatan Bimtek SPIP rencananya akan dibuka pada hari kedua oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng, Dr. A. Yuspahruddin sekaligus memberikan penguatan kepada seluruh peserta, ( Tim Liputan Suaracaraka.com ).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *