Genuk Sukses Buat Jalan Wolter Monginsidi Macet, gegara ada Gelaran Festival Pawai Marhaban Ya Ramadhan

Genuk Sukses Buat Jalan Wolter Monginsidi  Macet, gegara ada Gelaran Festival Pawai Marhaban Ya Ramadhan

Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Sudah menjadi tradisi event tahunan bagi Pemerintah Kecamatan Genuk Kota Semarang, setiap menjelang datangnya bulan suci Ramadhan tiba, Muspika kecamatan bekerja sama dengan Forum LPMK menggelar festival pawai marhaban ya Ramadhan. Kali ini di laksanakan pada hari Sabtu, Tanggal 14 Februari 2026 di Lapangan Bangetayu Kecamatan Genuk Kota Semarang. Acaranya dibilang Sukses lantaran antusias masyarakat Genuk dan sekitarnya memenuhi jalan Wolter Monginsidi Raya menjadi macet hingga 10 KM selama 3 Jam.

Festival pawai marhaban yaa Ramadhan tahun 1447 H kali ini tidak hanya mempersembahkan arak arakan saja, panitia juga mengemas acara tersebut dibuat semeriah mungkin, sejak pagi di titik lokasi terdapat sederet lomba, mulai dari lomba mewarnai tingkat Paud dan TK, juga diadakan lomba tradisi Tek Tek Gugah sahur dari tingkat SD hingga remaja Masjid. Lomba Tektek gugah Sahur ini yang menjadi juara pertama adalah Kelurahan Penggaron lor dan juara kedua Kelurahan Sembunghardjo serta juara ketiga Bangetayu Wetan dalam kategori lomba Tektek Gugah Sahur tingkat Remaja masjid.

Sementara itu pemenang lomba Tek Tek Gugah Sahur kategori tingkat SD pemenang pertama diraih SD N Karangroto 02 dan juara kedua diraih SD N Genuksari 02 serta juara ketiga diraih dari SD N Trimulyo 01. Sementara untuk tingkat SMP atau MTS juara pertama diraih oleh SMP Nurul Ulum dan juara ketiga diraih oleh MTS Darul Hasanah dan juara tiga diraih oleh SMP Hasanudin, mereka yang keluar sebagai pemenang itulah yang terbaik dari puluhan peserta lomba.

Dan untuk juara pertama lomba mewarnai tingkat Paud atau TK sebagai juara pertama diraih dari RA Alhidayah dan juara Kedua diraih dari TK IT Ribatil Qur’an serta juara ketiga dari TK Darul Khasanah.

Camat Genuk Kota Semarang Pranyoto sebelum memukul Bedug sebagai simbol penyambutan datangnya bulan suci Ramadhan berpesan agar mengikuti program atau keputusan dari Pemerintah terkait penetapan awal bulan suci Ramadhan, tidak perlu gontok gontokan percayalah pada pemerintah sebagai pemimpin mu, ikuti arahan Ulil Amri, karena siapa pemimpin mu adalah Pemerintah. Pemerintah baru akan melaksanakan sidang isbath untuk menentukan penetapan bulan suci Ramadhan pada hari Selasa Petang besok, apakah awal Ramadhan jatuh pada hari Rabu ataukah kamis kita tunggu keputusan dari Pemerintah, Tegasnya.

acara ditutup dengan pemukulan bedug dan diikuti seruan tepuk tangan dan kalimat takbir menambah kemeriahan perayaan Festival Pawai Marhaban Ya Ramadhan Dengan tema memperkuat budaya Ngaji dan Literasi menuju Genuk Bersih, ( Laporan Wartawan EdyR89 ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *