Suaracakra.com – Kota Semarang Jawa Tengah – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah memusatkan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) Tahun 2026 di halaman Kantor Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026).
Perayaan tahun ini berlangsung sederhana namun penuh khidmat. Seluruh jajaran pejabat struktural, pegawai ASN, hingga Karyawan Karyawati di lingkungan Kanwil BPN Jateng hadir mengikuti jalannya upacara dengan tertib.
Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Sri Pranoto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pegawai BPN se-Jawa Tengah.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran pegawai BPN Provinsi Jawa Tengah yang telah bekerja dengan baik, dengan tulus untuk melayani masyarakat di tingkat Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Sri Pranoto.
Ia menegaskan, kerja keras petugas di 35 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program strategis nasional pertanahan.

Peringatan Hantaru Tahun 2026 ini mengusung tema nasional “Transformasi Melayani Lebih Pasti”. Tema tersebut dimaknai sebagai komitmen BPN untuk terus melakukan transformasi layanan pertanahan yang lebih modern, cepat, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Transformasi Melayani Lebih Pasti bukan hanya sekadar slogan. Maknanya adalah peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, terutama yang berkaitan langsung dengan pensertifikatan tanah, balik nama, konversi, Roya, peningkatan hak, permohonan ukur ulang dan layanan pertanahan lainnya agar lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, Rudi Prihantoro yang turut hadir dalam upacara tersebut. Menurutnya, tema tahun ini harus diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan.
“Transformasi melayani lebih pasti tidak hanya isapan jempol belaka. Ini adalah langkah nyata yang kami lakukan di BPN Kota Semarang,” kata Rudi.
Ia menjelaskan, BPN Kota Semarang memiliki tantangan tersendiri karena letaknya yang berdekatan dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, volume pemohon di Kota Semarang tercatat sebagai yang terbanyak di Jawa Tengah dibandingkan dengan kantor pertanahan lainnya.
“Kami terus berbenah, mulai dari digitalisasi layanan, percepatan pensertifikatan, hingga pelayanan prioritas bagi masyarakat. Dengan jumlah pemohon terbanyak, kami dituntut untuk tetap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan pasti,” tambahnya.
Upacara Hantaru 2026 ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas perjalanan BPN dalam melayani negeri. Momentum ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh insan pertanahan di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi seluruh rakyat Indonesia, ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 ).