Meriah! Rangkaian HUT Kelurahan Kaligawe Ke-34 Tahun 2026 Ditutup dengan Kaligawe BERDZIKIR

Suaracaraka.com, Kota Semarang Jawa Tengah – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang yang ke-34 tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh keberkahan. Puncak kegiatan dipusatkan dengan agenda religi bertajuk Kaligawe BERDZIKIR 2026.

Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremonial ulang tahun. Menurut panitia, ada latar belakang kuat yang menjadi dasar pelaksanaan rangkaian HUT tahun ini.

Pertama, peringatan ini didasari oleh agenda tahunan Ulang Tahun Kelurahan Kaligawe yang jatuh setiap tanggal 12 September, yang tahun ini genap berusia 34 tahun. Kedua, sekaligus dirangkai dengan Festival BKT (Banjir Kanal Timur) yang tiap tahun rutin dilaksanakan warga Kaligawe sebagai ikon wisata lokal.

Ketiga, kegiatan ini juga menjadi ajang pemberdayaan masyarakat Kaligawe untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan perekonomian melalui UMKM lokal. Keempat, tahun ini panitia mengambil konsep Pengajian Kaligawe BERDZIKIR dengan tema “Meningkatkan Keimanan, Ukhuwah dan Keberkahan Warga Kaligawe”.

“Harapan kami mudah-mudahan tahun-tahun ke depan bisa lebih berkembang, lebih meriah serta berinovasi,” ujar panitia pelaksana.

Rangkaian acara HUT ke-34 ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat. Tampak hadir Camat Gayamsari, Kapolsek Gayamsari, Danramil Gayamsari, Lurah Kaligawe, Ketua LPMK Kaligawe, Bapak Ibu RW se-Kelurahan Kaligawe, Bapak Ibu RT se-Kelurahan Kaligawe, para Takmir Masjid dan Mushola se-Kaligawe, tokoh masyarakat, lembaga se-Kelurahan Kaligawe, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti kegiatan dari pagi hingga malam.

Lurah Kaligawe Gayamsari Kota Semarang, Chumaidi, SH menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT Kelurahan Kaligawe ke-34 Tahun 2026 dimulai sejak pagi hari.

“Rangkaian kegiatan HUT Kelurahan Kaligawe yang ke-34 Tahun 2026 kita awali dengan senam bersama pukul 06.30 WIB. Setelah itu lanjut cooking class dan berbagai pelayanan untuk masyarakat,” terang Chumaidi.

Adapun berbagai pelayanan yang dihadirkan untuk warga antara lain pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan Samsat untuk pembayaran PKB, pelayanan Kempling Semar (Kelompok Peduli Lingkungan Semarang), bazar pakaian pantas pakai, pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), dan donor darah.

Tidak hanya pelayanan, panitia juga menghadirkan hiburan rakyat untuk memeriahkan suasana. Pada sore hari, warga dihibur dengan penampilan band lokal Limoshine yang sukses mengundang antusias warga, terutama kalangan muda.

Dan sebagai penutup, malam harinya digelar acara puncak yakni Pengajian Kaligawe BERDZIKIR. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti dzikir dan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kelurahan Kaligawe. Pada momen tersebut juga dilakukan tausiah yang di sampaikan oleh Kyai kondang asal Tanah Putih Kota Semarang KH. Duri Ashari dan pembagian mushaf Al-Qur’an gratis dari Yayasan Alfatihah untuk masjid, mushola dan warga.

Chumaidi berharap melalui momentum HUT ke-34 ini, sinergi antara pemerintah kelurahan dengan seluruh elemen masyarakat semakin kuat.

“Kaligawe ini milik kita bersama. Dengan semangat BERDZIKIR, kita ingin meningkatkan keimanan, menjaga ukhuwah, dan mencari keberkahan agar Kaligawe semakin maju, guyub, dan sejahtera,” pungkasnya.

Acara berlangsung lancar, aman, dan penuh kebersamaan hingga akhir, ( Laporan Wartawan Mugiono).

Editor : Edy Karya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *