Ganjar Bakal Kebut Pengerjaan Jalan Surakarta Gemolong-Purwodadi

Ganjar Bakal Kebut Pengerjaan Jalan Surakarta Gemolong-Purwodadi
Presiden Jokowi Tinjau Rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi. (Foto: BPMI Setpres)

Suaracaraka.com, Sragen, Jawa Tengah – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan bahwa peningkatan ruas jalan tersebut akan segera dilakukan dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

“Kita gas pol untuk perbaikan infrastruktur jalan. Apalagi cuaca sangat mendukung, perencanaan sudah matang dan anggaran sudah kita siapkan. Salah satunya peningkatan ruas jalan Surakarta – Gemolong – Purwodadi ini utk meningkatkan aksesbilitas pelayanan antar wilayah dengan nilai kontrak Rp97,4 Miliar, kami targetkan selesai pertengahan Desember 2023,” cuitnya melalui akun Twitter pribadi Ganjar, Minggu (23/7/2023).

Diberitakan sebelumnya, Jokowi meninjau langsung rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, pada Minggu, 23 Juli 2023. Dalam keterangannya selepas peninjauan, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Tanah Air.

“Ya ini sama seperti yang saya lihat di provinsi-provinsi yang lain, ini kita ingin memperbaiki, mempercepat, utamanya jalan-jalan provinsi, jalan-jalan kabupaten, jalan-jalan kota di seluruh Tanah Air. Yang kita anggarkan pada tahap pertama itu Rp7 triliun, nanti tahapan kedua Rp7 triliun, untuk tahun ini,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, dari sisi kemantapan, jalan-jalan provinsi di Jawa Tengah sudah baik yakni mencapai 88 persen. Adapun untuk Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi, Presiden menuturkan bahwa pemerintah menggunakan konstruksi yang lebih kuat karena jalan tersebut sering rusak sejak lama akibat kondisi tanahnya yang labil.

“Khusus untuk jalan ini, ini memang saya dari kecil, saya kan tiap hari saya lewat jalan ini–enggak pernah beres, tapi sekarang kalau konstruksinya seperti ini memang dua kali lebih mahal, tapi saya kira untuk pemakaian mungkin bisa lebih dari 10 tahun akan baik. Karena kalau pakai aspal hampir mungkin enggak ada dua tahun rusak lagi. Hampir dua tahun enggak beres lagi,” jelasnya.

Lebih jauh, Presiden menyebut bahwa ketebalan cor jalan tersebut yaitu 10 cm untuk mejanya ditambah 25 cm lagi di atasnya. Kepala Negara berharap dengan konstruksi yang lebih kokoh tersebut, Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi akan berada dalam kondisi baik untuk jangka panjang.

Atas semua dukungan tersebut, Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan seluruh pihak terkait lainnya.

“Terima kasih Presiden @jokowi dan Menteri PUPR, Pak Basuki. Lemah lemah teles, Gusti Allah ingkang bales. InsyaAllah ini jadi penyemangat kerja kita semua,” tulisnya dalam cuitan yang sama. (Tim liputan Suaracaraka.com)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *