Kembali Kenalkan Perseroan Perorangan, Ditjen AHU Hadir bagi Pelaku UMK di Wonosobo

Kembali Kenalkan Perseroan Perorangan, Ditjen AHU Hadir bagi Pelaku UMK di Wonosobo

Suaracaraka.com, Wonosobo Jawa Tengah – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah kembali mengenalkan Perseroan Perorangan bagi para pelaku usaha mikro kecil (UMK), dan kali ini giliran Kabupaten Wonosobo yang disambangi Ditjen AHU, Rabu 01/03/2023

Kehadiran Ditjen AHU di Kabupaten Wonosobo ini adalah dalam rangka partisipasi dalam Wonosobo Festival UKM Expo 2023, sekaligus untuk memberikan pelayanan publik khususnya bagi para pelaku UMK yang ingin mendaftarkan usahanya agar dapat berbadan hukum Perseroam Perorangan.

Perseroan Perorangan merupakan badan hukum khas Indonesia yang cocok bagi para pelaku UMK, dikarenakan para pelaku UMK dapat mendirikan usaha yang berbadan hukum secara perorangan dengan tanggung jawab terbatas, dimana pemilik usaha dapat sekaligus bertindak sebagai direktur. Selain itu, biaya pendaftarannya yang sangat terjangkau yaitu hanya 50.000 rupiah saja, pelaku UMK sudah dapat mendaftarkan usahanya berbadan hukum Perseroan Perorangan.

Kembali Kenalkan Perseroan Perorangan, Ditjen AHU Hadir bagi Pelaku UMK di Wonosobo

“Dalam mendirikan Perseroan Perorangan juga tidak ada persyaratan minimal modal, sehingga cocok bagi para pelaku usaha yang sedang mulai mengembangkan usahanya,” ujar Galuh Anindita, Humas Ditjen AHU, saat ditemui di Alun-alun Wonosobo (1/3/23).

Untuk mengenalkan manfaat dan kemudahan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi booth Ditjen AHU yang berada di Alun-alun Wonosobo mulai tanggal 1 hingga 5 Maret 2023. Masyarakat dapat berkonsultasi secara gratis dan melakukan pendaftaran Perseroan Perorangan bagi usahanya.

“Ada voucher pendaftaran gratis bagi 8 pendaftar pertama di setiap harinya, jadi pelaku usaha dapat mendaftarkan usahanya berbadan hukum tanpa mengeluarkan biaya satu rupiahpun,” tambah Galuh.

Dengan hadirnya Perseroan Perorangan di Kabupaten Wonosobo, diharapkan dapat membangkitkan semangat para UMK untuk segera mendaftarkan usahanya agar berbadan hukum, sehingga bisa memperoleh manfaat yang ditawarkan Perseroan Perorangan seperti berpeluang dalam mendirikan PT berbadan hukum setara dengan PT Persekutuan Modal atau badan hukum lainnya, sehingga membuka peluang untuk ikut bersaing dalam dunia usaha seperti lelang, pengadaan, dan ekspor bila disyaratkan berbadan hukum, ( Tim Liputan Suaracaraka.com ).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *