Pemkot Ajak Warga Semarang Lebih Peduli Lingkungan

Pemkot Ajak Warga Semarang Lebih Peduli Lingkungan
Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin saat hadir dalam Peringatan Haru Lingkungan Hidup di kawasan TBRS, Minggu (2/7/2023). (Foto: dok. Humas Pemkot Semarang)

Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Pemerintah Kota Semarang mengajak warganya agar lebih peduli dan mengubah cara pandang terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Iswar Aminuddin saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Gedung Ki Narto Sabdo Taman Budaya Raden Saleh, Minggu (2/7/2023).

“Sampah bukan lagi persoalan yang kecil tetapi sudah menjadi persoalan yang besar, kalau kita melihat di mana-mana pertama dari pencemaran udara, pencemaran bau, kemudian estetika, barang plastik dan sebagainya,” ungkap Iswar.

Iswar mengungkapkan kondisi beberapa sungai di kota Semarang seperti Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat yang beraroma tidak sedap dan berwarna hitam.

“Bahkan sampah plastik di Banjir kanal Barat, di beberapa titik ke dalamnya sudah 1 meter lebih,” imbuhnya.

Iswar lebih lanjut mengungkapkan pengalamannya sewaktu menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum di mana sering menemukan sisa barang rumah tangga seperti kulkas, sofa, kasur yang berakhir di bantaran sungai di Semarang.

Meski demikian, Iswar mengapresiasi karena Kota Semarang masih memiliki orang yang peduli dan dapat menjadi role model. Apresiasi tersebut Iswar alamatkan kepada Dr. Ir. Nugroho Widiasmadi. M. Eng. sebagai penerima penghargaan Kalpataru 2023 kategori Pembina Lingkungan. Melalui riset terintegrasi, Nugroho menciptakan Sistem Ecogreen bernama Teknologi Biosoildam MA-11 yang mampu mengkonservasi tanah dan air untuk daya dukung suatu lahan.

“Alhamdulillah Mas Widi ini mendapat penghargaan Kalpataru, tentu merasa bangga untuk memberikan dukungan penuh yang hari ini sudah mendapatkan penghargaan sebagai pembina. Mudah-mudahan dapat menginspirasi masyarakat Kota Semarang,” harapnya.

Iswar berharap semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang lebih peduli pada isu persoalan sampah lingkungan.

“Sebarkanlah virus – virus kebaikan di kota Semarang. Kita ajak saudara, tetangga, komunitas, sahabat untuk menjaga lingkungan terutama permasalahan buang sampah sembarangan,” ajaknya.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup itu juga diselenggarakan beberapa kegiatan lain seperti pameran produk bank sampah, penukaran botol bekas dengan tas ramah lingkungan hingga penyerahan bantuan wadah pilah sampah ke sekolah Adiwiyata. (Tim liputan Suaracaraka,com)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *