Lurah dan Bhabinkamtibmas dituntut untuk memanfaatkan teknologi limbah dari SPPG

Lurah dan  Bhabinkamtibmas dituntut untuk memanfaatkan teknologi limbah dari SPPG

Suara araka.com, Semarang Jawa Tengah – Diharapkan bhabinkamtibmas dan para lurah agar bisa mengoptimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan pemanfaatan limbah SPPG guna mendukung ketahanan pangan masyarakat di Indonesia.
Dampak lingkungan bila sampai tidak dikelola dengan baik pengolahan limbah akan merusak lingkungan dan alam.

Berdasarkan keterangan dari Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah, S.Si., M.Kes. Pengolahan sampah dan limbah tersebut bisa sebagai pupuk kompos atau pupuk organik digunakan lagi untuk tanaman pangan di lahan yang kosong sampah non organik bisa dikumpulkan atau dijual sebagai barang bekas atau rosok.
Pemerintah mendorong masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan sampah rumah tangga agar menjadi daya guna yang baik lewat bhabinkamtibmas dan lurah/kepala desa agar mendorong masyarakat bisa maju dan berdaya guna lewat pemanfaatan lahan kosong dan pengelolaan sampah semaksimal mungkin untuk mencegah kerusakan alam dan sumber daya alam.
Melakukan pengelolaan berkelanjutan tanggung jawab kita bersama
Pemanfaatan budidaya maggot untuk pakan ayam dan pengurai limbah dan kita tidak perlu lahan yang besar maggot kandungan gizinya tinggi untuk pakan maaggot bisa menggunakan sampah produksi dapur dan sampah organik 1 gram telur/larva maggot mampu mengolah 15 sampai 20 kg sampah. Residu bekas maggot bisa digunakan sebagai pupuk tanaman, ( Laporan Wartawan Arif Rahardjo ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *