Suaracaraka.com, Kota Semarang Jawa Tengah- Lapangan Banjardowo, Kecamatan Genuk pagi itu penuh warna. Sebanyak 1200 warga memadati lokasi, Minggu 21/6/2026, untuk menyukseskan Program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat BBGRM tingkat Kecamatan Genuk melalui aksi tanam bibit pohon massal.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB. Sebelum cangkul menyentuh tanah, seluruh peserta diajak senam bersama dengan iringan musik. Gerakan SKJ 88 dan senam kreasi dipandu instruktur dari Kelurahan Banjardowo. Tujuannya membangun kebersamaan dan menghangatkan badan warga yang datang sejak subuh.
Usai senam, acara dilanjutkan apel pagi dipimpin Camat Genuk. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya BBGRM sebagai wadah gotong royong lintas sektor. “Kita mulai dari hal kecil: tanam pohon hari ini untuk anak cucu kita esok hari. Genuk tangguh dimulai dari lingkungan sehat,” tegasnya.
Setelah apel, barulah aksi inti dimulai. Berbagai jenis bibit pohon ditanam serentak di area Lapangan Banjardowo dan sekitarnya. Ada pohon keras trembesi, mahoni, tanjung untuk resapan air. Ada juga pohon buah mangga, jambu kristal, kelengkeng, alpukat untuk ketahanan pangan keluarga. Total bibit yang disiapkan mencapai ribuan batang.
Forkopimcam Genuk yang dipimpin oleh Pranyoto kompak turun lapangan. Komandan Koramil Genuk dan Kapolsek Genuk puntak luput ikut menggali lubang tanam bersama warga. Kehadiran TNI-Polri jadi bukti sinergi menjaga bumi Genuk. Dari unsur masyarakat, Forum LPMK Kecamatan Genuk berkolaborasi dengan ketua LPMK dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Genuk. Perwakilan dari Banjardowo, Terboyo Kulon, Terboyo Wetan, Genuksari, Kudu, Muktiharjo Kidul, hingga Bulu Lor semua ikut ambil bagian.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga DP3A Kota Semarang, Dr Eko Kristanto. Beliau mengapresiasi karena penghijauan sejalan dengan indikator Kota Layak Anak. “Lingkungan hijau, udara bersih, itu hak anak. Kalau orang tuanya sekarang tanam pohon, anak-anak Genuk yang akan petik manfaatnya,” ujarnya.
Ketua panitia Heru Catur mengaku bangga dengan antusiasme warga. “1200 warga tumplek blek hari ini. Senam bareng, apel bareng, tanam bareng. Ini BBGRM yang sesungguhnya,” katanya. Setiap KK yang hadir juga mendapat 1-2 bibit untuk ditanam di pekarangan rumah.
Aksi ini diharapkan jadi langkah nyata mengurangi dampak banjir rob dan menambah Ruang Terbuka Hijau RTH di wilayah Genuk. Rencananya, pemantauan pertumbuhan pohon akan dilakukan tiap 3 bulan oleh kader lingkungan LPMK kelurahan. Tema BBGRM Genuk tahun ini “Genuk Hijau, Genuk Sehat, Genuk Tangguh” benar-benar diwujudkan warga, ( Laporan Wartawan Edy R89 ).
Editor : Sardi AK, SH.