Suaracaraka.com, Kota Semarang Jawa Tengah – Lapangan Voli Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk sore itu riuh sorak sorai. Setelah berlangsung selama beberapa hari, Turnamen Voli LPMK Kelurahan Bangetayu Wetan resmi ditutup dengan keluarnya 4 club terbaik dari 16 peserta yang bertanding, pertandingan di lakukan dua Minggu berturut turut dan terakhir pada hari Sabtu, 4 Juli 2026. Turnamen ini di pusatkan di lapangan Bola Volly RW 07 Kelurahan Bangetayu wetan.
Dalam partai final yang digelar sengit, Club Wisanggeni berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mengalahkan lawan-lawannya dengan permainan solid dan kompak. Posisi Juara 2 diraih oleh Club BMC yang juga menampilkan perlawanan sengit sepanjang turnamen. Sementara itu Juara 3 berhasil diamankan Club Papandayan, dan Juara 4 diraih oleh Club STPM.
Turnamen yang digagas oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan LPMK Bangetayu Wetan ini diikuti oleh 16 Club Voli dari wilayah Bangetayu Wetan dan sekitarnya. Tujuannya bukan hanya mencari juara, tetapi juga membangun kebersamaan antar club.

Ketua LPMK Kelurahan Bangetayu Wetan Tedjo Sumanta dalam keterangan persnya usai penyerahan hadiah mengatakan, turnamen ini sengaja digelar sebagai ajang pemersatu antar club voli.
“Kegiatan ini kita gelar sebagai ajang silaturahmi dan pemersatu antar club voli yang ada di Bangetayu Wetan. Selain itu ini juga jadi wadah untuk mencari bibit-bibit unggul dalam rangka penjaringan generasi penerus voli di Kota Semarang, khususnya dari Genuk,” ujar Tedjo Sumanta.
Menurutnya, antusiasme 16 club yang ikut membuktikan bahwa olahraga voli masih menjadi olahraga favorit warga. Dari mulai anak muda, bapak-bapak, hingga para supporter ibu-ibu PKK semua hadir memadati lapangan setiap malam.
“Kami ingin dari Bangetayu Wetan ini muncul atlet-atlet voli yang nantinya bisa mengharumkan nama Genuk bahkan Kota Semarang di tingkat yang lebih tinggi. Bibit-bibit bagus sudah terlihat di turnamen ini,” tambahnya.
Lurah Bangetayu Wetan Arifin juga menyambut baik terselenggaranya turnamen ini. Ia mengapresiasi LPMK sebagai pemrakarsa kegiatan positif yang melibatkan banyak pemuda.
“Kami dari Pemerintah Kelurahan sangat mendukung. Ini kegiatan yang bagus, bisa menyalurkan bakat anak muda, menjauhkan dari hal-hal negatif, dan yang paling penting mempererat persatuan warga Bangetayu Wetan,” kata Arifin.
Ia berharap turnamen seperti ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun. “Pemerintah Kelurahan siap mendukung baik dari sisi sarana maupun perizinan. Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya di Bangetayu Wetan,” ujarnya.
Dalam acara penutupan, panitia juga menyerahkan hadiah pembinaan kepada para juara. Rinciannya, Juara 1 Club Wisanggeni berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Tiga Juta Rupiah plus Piala dan Piagam. Juara 2 Club BMC mendapat uang Dua Juta Rupiah plus Piala dan Piagam. Juara 3 Club Papandayan menerima uang Satu Juta Rupiah plus Piala dan Piagam. Sedangkan Juara 4 Club STPM mendapatkan uang pembinaan sebesar Lima Ratus Ribu Rupiah.
Suasana haru dan bangga terlihat dari wajah para pemain Wisanggeni saat menerima piala bergilir dari Ketua LPMK. “Alhamdulillah kerja keras tim terbayar. Terima kasih untuk LPMK dan Kelurahan yang sudah membuat turnamen se-meriah ini,” kata kapten Club Wisanggeni.
Panitia pelaksana juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor, perangkat RT/RW, Karang Taruna, dan seluruh warga yang telah mendukung kelancaran turnamen dari awal hingga akhir.
Dengan berakhirnya turnamen ini, LPMK Bangetayu Wetan berharap muncul bibit-bibit atlet baru yang akan dibina lebih lanjut. Ke depan, club-club juara akan didaftarkan untuk mengikuti turnamen tingkat kecamatan bahkan Kota Semarang, ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 ).
Editor : Hardi S.