Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Seorang kakek berusia 60 tahun dilaporkan hanyut di aliran Sungai Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, pada hari ini Jum’at, 22 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa terjadi di tengah hujan lebat yang mengguyur wilayah Semarang Barat sejak siang hari.
Menurut keterangan warga sekitar, korban terpeleset saat berada di tepi sungai yang saat itu debit airnya meningkat cepat akibat curah hujan tinggi. Arus deras membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri dan langsung terbawa arus ke arah hilir.
Pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Semarang Barat, AKP Darwin. Tim yang diterjunkan berjumlah kurang lebih 70 personel, terdiri dari anggota Polsek Semarang Barat, personel Basarnas Kantor SAR Semarang, BPBD Kota Semarang, dan relawan masyarakat setempat.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menerjunkan tim ke lokasi. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai dengan menggunakan perahu karet dan penyisiran darat di sepanjang bantaran,” ujar AKP Darwin di lokasi kejadian.
Upaya pencarian terkendala kondisi cuaca yang belum bersahabat. Hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung hingga sore hari, menyebabkan arus sungai semakin deras dan jarak pandang terbatas. Faktor kegelapan juga menjadi kendala utama tim SAR dalam melakukan penyisiran.
“Hingga berita ini diturunkan, jasad korban belum ditemukan. Karena kondisi sudah gelap dan cuaca masih ekstrim, demi keselamatan tim, operasi pencarian untuk hari ini kami hentikan sementara,” lanjut AKP Darwin.
Pencarian rencananya akan dilanjutkan besok pagi, Jum at 23 Mei 2026, dengan memperluas area penyisiran ke arah hilir sungai. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai selama cuaca ekstrem masih berlangsung.
Banjir Kanal Barat memang menjadi salah satu titik rawan saat hujan deras melanda Semarang. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat tanda-tanda orang dalam bahaya di aliran sungai, ( Laporan Wartawan Arif Rahardjo ).