Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Suasana berbeda dan penuh tawa mewarnai acara kenal pamit Kapolsek Genuk Polrestabes Semarang yang digelar di halaman Mapolsek Genuk, Jumat, 21 Agustus 2026. Alih-alih seremoni formal kaku, acara pelepasan pejabat lama Kompol Rismanto, SH., MH., kepada pejabat baru Kompol DR. Aris Munandar, SH., MH., justru dikemas layaknya karnaval anak sekolah dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Hal yang paling mencuri perhatian adalah seluruh anggota Polsek Genuk kompak mengenakan seragam sekolah. Ada yang berseragam SD lengkap dengan dasi merah-putih dan kaos kaki 3 per 4, ada yang berseragam SMP dengan atribut OSIS, hingga berseragam SMA dengan atribut pramuka. Pemandangan para polisi berpangkat Bripka, Aipda, AKP hingga perwira ini berjalan baris-berbaris dengan gaya anak sekolah membuat para tamu undangan terpingkal-pingkal.

Momen paling mengundang gelak tawa terjadi saat beberapa anggota Polri wanita tampil berseragam SMP. Salah satunya seorang anggota Polwan yang perutnya sudah terlihat membesar karena sedang mengandung bayi. Dengan tetap semangat mengikuti acara dan makan bersama, kehadiran Polwan tersebut justru menambah kemeriahan dan kehangatan rangkaian acara.
Kompol Rismanto, SH., MH., Kapolsek Genuk yang akan bertugas di tempat baru, di Kantor Polsek Semarang Selatan Polrestabes Semarang menyampaikan bahwa konsep unik ini sengaja dibuat agar acara kenal pamit tidak monoton dan bisa meleburkan sekat antara senior dan junior.
“Momen ini bukan untuk membedakan antara senior dan junior. Karena bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81, kita buat yang berbeda dari yang lain. Ya kayak karnaval begitulah, untuk menyemarakkan saja agar lebih meriah dan semua bisa tertawa bersama. Kita ingin mengingat kembali bahwa kita semua berasal dari nol, dari bangku sekolah dasar,” ujar Kompol Rismanto disambut tepuk tangan dan tawa para hadirin.
Rismanto juga mengaku ide ini muncul karena ingin meninggalkan kesan bahwa institusi Polri juga manusia biasa yang punya masa kecil dan cerita lucu. “Coba bayangkan, kita yang biasanya pakai seragam dinas, hari ini disuruh pakai seragam SD lagi. Rasanya kembali ke tahun 90-an. Itu pesannya, agar kita tidak lupa daratan,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Genuk yang baru, Kompol DR. Aris Munandar, SH., MH., mengaku awalnya “dikerjain” oleh pejabat lama. Ia bercerita sempat menerima telepon dari Kompol Rismanto beberapa hari sebelum acara.
“Saya ditelepon Pak Rismanto, katanya ‘Pak Aris nanti pas acara pakai baju SD lengkap ya, biar ingat masa kecil’. Saya kira bercanda. Ternyata benar. Pas datang ke Mapolsek, semuanya sudah pakai seragam sekolah. Ya sudah, saya ikuti saja. Lucu tapi maknanya dalam,” ungkap Kompol Aris Munandar sambil tertawa.
Kompol Aris menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, cara seperti ini efektif untuk membangun keakraban internal dan mendekatkan Polri dengan masyarakat. “Ini bukti bahwa Polri humanis. Di balik tegasnya kita dalam bertugas, kita juga punya sisi humanis, sisi kekeluargaan. Saya siap melanjutkan dan menjaga kekompakan yang sudah dibangun,” tegasnya.
Acara kenal pamit ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Genuk. Tampak hadir Camat Genuk, Danramil, Lurah se-Kecamatan Genuk, Ketua LPMK, tokoh masyarakat, tokoh agama, FKPM serta perwakilan warga.
Salah satu tokoh yang hadir dan memberikan fatwa fatwanya adalah KH. Ahmad Robani Albar, SH., MH., yang akrab disapa Kyai Pancasila. Dalam keterangan Persnya , Kyai Robani sangat mengapresiasi konsep acara tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi acara ini. Suasananya gembira, riang, bernuansa anak sekolah. Ini mengingatkan kita semua pada masa lalu. Karena apa? Karena kita semua berasal dari nol. Dari anak SD, SMP, SMA, baru kemudian mengabdi dan sekarang berpangkat berbeda-beda,” tutur Kyai Ahmad Robani.
Lebih lanjut beliau menyampaikan pesan moral dari kegiatan tersebut. “Ini adalah pelajaran penting. Meski berbeda-beda pangkat, jabatan, dan seragam, kita tetap satu. Tetap bersatu dan saling menghargai antar sesama anggota Polri sebagai pengayom masyarakat. Jangan sampai pangkat membuat kita sombong. Ingat asal-usul kita,” pesannya.
Acara kenal pamit yang berlangsung sekitar 2 jam itu diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pembukaan, sambutan Kapolsek lama lalu sambutan Kapolsek Baru lanjut pemberian kenang kenangan. Beberapa anggota terlihat bahkan membawa bekal dan air minum dalam botol plastik layaknya anak SD yang akan piknik.
Warga yang melintas di depan Mapolsek Genuk juga ikut berhenti dan tersenyum melihat pemandangan tak biasa itu. Banyak yang mengabadikan momen dengan ponselnya, ada yang minta untuk berselvie.
Dengan berakhirnya masa tugas Kompol Rismanto di Polsek Genuk, diharapkan di bawah kepemimpinan Kompol DR. Aris Munandar, Polsek Genuk dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kondusivitas wilayah Genuk yang merupakan kawasan industri dan padat penduduk.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anggota dengan latar belakang Panggung Rejing bertuliskan Kenal Pamit Kapolsek Genuk Polrestabes Semarang “Dirgahayu RI ke-81” dan spanduk “Selamat Datang & Selamat Jalan Kapolsek Genuk”. Tawa, canda, dan semangat kebersamaan menjadi penutup yang manis untuk sebuah perpisahan yang tidak akan terlupakan, ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 )
Editor : Mugiono AW.