SUARA GRIB Jawatengah, Semarang – Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Tengah, yang di selenggarakan di Aulan Kampus STIKOM Jl Wortel mongunsidi No.119 Pedurungan, Semarang, menegaskan pentingnya sistem publikasi terpusat, terverifikasi, dan profesional dalam setiap kegiatan organisasi.
Rakor dibuka dengan pemaparan dari Kepala Bidang Humas GRIB Jaya DPD Jawa Tengah, Dr. Hedy Rahmad, S.I.Kom., C.M., M.H., yang menekankan bahwa seluruh aktivitas kejurnalistikan GRIB Jaya harus terkoordinasi melalui satu pintu.
“Semua kegiatan kejurnalistikan bisa diinformasikan ke grup kehumasan dan kejurnalistikan. Semua data harus berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” tegasnya, Jumat (16/1/26)
Dalam sesi tanya jawab, Sekretaris DPC GRIB Jaya Banyumas, Dedi Ishartanto, menyampaikan bahwa sebagian anggota GRIB Jaya berasal dari kalangan pers, sehingga setiap kegiatan bakti sosial selama ini langsung dipublikasikan melalui media online.
Dedi juga mempertanyakan cakupan media publikasi GRIB Jaya.
“Apakah publikasi kita dari GRIB Jaya ini termasuk media lokal ataukah nasional?” tanyanya.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Stikom sekaligus Kabid Humas GRIB Jaya, menegaskan bahwa seluruh informasi yang masuk ke grup kehumasan akan melalui proses penyaringan dan penyuntingan.
“Semua informasi yang masuk ke grup akan kita filter dan edit, sehingga setiap berita yang dipublikasikan dipastikan sudah diedit dan layak dikonsumsi publik,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa GRIB Jaya Jawa Tengah memiliki kanal informasi internal bertajuk “Suara GRIB Jawa Tengah”, yang memuat berbagai kegiatan dan program organisasi di wilayah Jawa Tengah, dengan potensi pengembangan jangkauan publikasi yang lebih luas.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) GRIB Jaya DPD Jawa Tengah, Jamaludin SH,MH, memaparkan arah program kerja organisasi yang terbagi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
“Untuk jangka pendek, kita fokus membentuk grup humas GRIB Jaya Jawa Tengah. Tujuannya sebagai pengayom bagi jurnalis GRIB,” ungkap Jamaludin.
Dalam kesempatan yang sama, Haris, Humas DPC GRIB Jaya Jepara, menanyakan apakah setiap DPC diperbolehkan mengunggah konten terkait GRIB Jaya melalui media sosial pribadi.
Menjawab pertanyaan tersebut, Jamaludin menegaskan bahwa koordinasi tetap menjadi prinsip utama.
“Setiap unggahan yang berkaitan dengan GRIB Jaya agar dikoordinasikan terlebih dahulu ke grup humas DPD Jawa Tengah,” tegasnya.
Berdasarkan notulen rapat, disepakati bahwa seluruh dokumentasi kegiatan berupa data, foto, dan video dikirimkan melalui grup WhatsApp kehumasan. Materi tersebut kemudian akan dikelola, diedit, dan didesain agar memiliki nilai publikasi yang lebih luas, termasuk melalui kanal Suara GRIB Jaya.
Selain penguatan sistem kehumasan, Rakor juga membahas sinkronisasi program kerja antara DPD dan DPC, penguatan komunikasi internal, kerja sama kelembagaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Ke depan, setiap DPC juga diarahkan untuk mengelola media sosial resmi masing-masing dengan tetap mengacu pada koordinasi dan kebijakan kehumasan DPD GRIB Jaya Jawa Tengah, ( Laporan Wartawan Hardi Grib Jaya Jawa Tengah ).
editor. : Edy R89.