Rombongan Biksu Thodung “Indonesia Walk For Peace 2026” Melintasi Genuk, Disambut Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat

Rombongan Biksu Thodung “Indonesia Walk For Peace 2026” Melintasi Genuk, Disambut Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat

Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Rombongan biksu peserta kegiatan Thodung Indonesia Walk For Peace 2026 melintasi Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan damai yang mengusung semangat kebhinekaan ini disambut langsung oleh jajaran pemerintah dan masyarakat di perbatasan Kota Semarang-Demak.

Kegiatan jalan kaki lintas daerah ini mengusung tema besar “Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Tujuan”. Rombongan biksu berjalan bersama warga dari berbagai latar belakang sebagai simbol persatuan dan ajakan untuk menjaga perdamaian di tengah perbedaan. Aksi ini dimulai sejak beberapa hari sebelumnya dari wilayah Demak dan akan berlanjut menyusuri beberapa titik di Jawa Tengah.

Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di perbatasan Semarang-Demak wilayah Genuk. Hadir menyambut Walikota Semarang Agustina Wilujeng, Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, Camat Genuk Pranyoto, Ketua Forum Silaturahmi Tokoh Masyarakat Genuk H. Sutrisno, Ketua Forum LPMK Kecamatan Genuk Ahmad Syafi’i, serta para tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama Kecamatan Genuk.

Dalam sambutannya, Walikota Agustina mengapresiasi langkah para biksu yang berjalan kaki untuk menyebarkan pesan damai di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan semangat Kota Semarang sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kebhinekaan. Semoga langkah damai ini menginspirasi kita semua untuk terus merawat persatuan dan gotong royong di tengah perbedaan,” ujarnya di hadapan peserta dan ratusan warga yang hadir.

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto menyatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan dan pengawalan sepanjang rute yang dilalui rombongan di wilayah Genuk. Puluhan personel gabungan dari Polsek, Koramil, Satpol PP, dan relawan dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara.

“Kami bersama tokoh masyarakat dan LPMK memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini bukti bahwa kebersamaan lintas elemen masyarakat di Genuk sangat kuat. Semangat inilah yang harus terus kita jaga,” kata Kompol Rismanto.

Ketua Forum Silaturahmi Tokoh Masyarakat Genuk dan Ketua Forum LPMK Kecamatan Genuk juga menyampaikan dukungan penuh. Mereka menilai kegiatan Walk For Peace menjadi momentum mempererat silaturahmi antarumat beragama dan elemen masyarakat di tingkat akar rumput. Menurut mereka, kehadiran rombongan biksu menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan melampaui sekat suku, agama, dan golongan.

Para biksu tampak berjalan dengan khidmat sambil membawa bendera merah putih dan spanduk bertuliskan pesan perdamaian. Sepanjang perjalanan, mereka berbaur dengan warga yang menyambut di pinggir jalan. Beberapa warga membagikan air minum, makanan ringan, dan bunga sebagai bentuk dukungan dan penghormatan. Anak-anak sekolah yang ikut menyambut juga tampak antusias melambaikan tangan.

Setelah beristirahat sejenak dan berdialog singkat dengan para tokoh, rombongan melanjutkan perjalanan menuju titik selanjutnya di wilayah Semarang Timur. Kegiatan ini akan berlanjut ke beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah sebelum berakhir di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah pada Juni mendatang.

Indonesia Walk For Peace 2026 diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan bangsa di tengah tantangan global. Bagi warga Genuk, kehadiran rombongan menjadi pengingat bahwa perbedaan adalah kekuatan untuk menggapai tujuan bersama: perdamaian bagi satu bumi dan satu keluarga manusia, ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *