Bulan Bhakti Gotong Royong LPMK Bangetayu Kulon, Ratusan Warga Bersihkan Kali Bangetayu Kulon

Bulan Bhakti Gotong Royong LPMK Bangetayu Kulon, Ratusan Warga Bersihkan Kali Bangetayu Kulon

Suaracaraka.com, Semarang Jawa Tengah – Kelurahan Bangetayu Kulon menggelar kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ( BBGRM ) dengan aksi bersih-bersih Sungai Kali Bangetayu Kulon pada Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan Ketua RW 01 Hingga 12 dan ratusan warga terutama dari RW 02, RW 12, RW 03, dan RW 04 yang dipusatkan di sepanjang aliran sungai yang selama ini rawan tersumbat sampah.

Aksi gotong royong dipimpin langsung oleh Lurah Bangetayu Kulon Sri Eko Utami bersama Ketua LPMK Bangetayu Kulon Hedy Rahmad. Pembersihan dimulai dari titik MAN 2 dan menyusuri bantaran sungai yang melintasi empat wilayah RW tersebut. Fokus utama kegiatan adalah mengangkat tumpukan sampah rumah tangga, plastik, dan limbah dari PKL yang kerap menumpuk di aliran kali.

Sebelum kerja bakti dimulai, seluruh peserta mengikuti apel bersama di halaman Indomaret RW 03. Dalam apel tersebut, Lurah Sri Eko Utami menegaskan pentingnya kesadaran warga menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan banjir saat musim hujan lebat.

“Sungai Bangetayu Kulon sering mengalami penyumbatan karena masih ada warga dan pedagang yang kurang peduli membuang sampah sembarangan. Kalau sudah tersumbat, air meluap dan banjir pasti terjadi. Karena itu, melalui BBGRM ini kita bangun kembali budaya gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” tegas Sri Eko Utami.

Ketua LPMK Bangetayu Kulon Hedy Rahmad menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin LPMK untuk memperkuat solidaritas warga sekaligus menjaga infrastruktur lingkungan.

“Kami melibatkan RT, RW, karang taruna, ibu-ibu PKK, dan komunitas peduli lingkungan. Pembersihan ini tidak cukup sekali, tapi harus berkelanjutan. Harapan kami, setelah ini tidak ada lagi sampah yang dibuang ke kali,” ujar Hedy.

Sejak pukul 07.00 WIB, warga tampak antusias membawa cangkul, sapu lidi, karung, dan alat berat sederhana untuk mengangkut sampah. Titik-titik yang menjadi prioritas adalah area di bawah jembatan, tikungan sungai, dan lokasi yang biasa dijadikan tempat buang sampah oleh PKL. Bau tidak sedap dan tumpukan sampah yang sudah mengendap lama membuat pekerjaan cukup berat, namun semangat gotong royong membuat proses berjalan lancar.

Warga RW 03, Siti Aminah, mengaku senang bisa ikut berpartisipasi.

“Kalau kali bersih, air lancar, dan banjir berkurang. Kami yang tinggal dekat sungai paling merasakan dampaknya. Semoga setelah ini ada sanksi tegas bagi yang masih buang sampah sembarangan,” katanya.

Pihak kelurahan juga berencana memasang spanduk imbauan dan tong sampah di beberapa titik strategis sepanjang bantaran sungai. Selain itu, LPMK akan menggencarkan sosialisasi kepada PKL dan warga agar membuang sampah pada tempatnya.

Kegiatan BBGRM ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah kelurahan, LPMK, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan aliran Kali Bangetayu Kulon yang bersih, diharapkan risiko banjir dapat ditekan dan kualitas lingkungan permukiman warga semakin membaik.

Aksi gotong royong ditutup sekitar pukul 11.30 WIB dengan pengangkutan truck sampah yang berhasil dikumpulkan oleh warga. Melihat antusiasme warga Bangetayu Kulon yang kompak ini mendapatkan apresiasi Camat Genuk Kota Semarang Pranyoto, semoga aksi nyata seperti itu dapat di lakukan oleh kelurahan kelurahan yang ada di Kecamatan Genuk Kota Semarang. Kaline resik, atine ayem, rezekinya lancar, tegas Pranyoto. ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *