Suaracaraka.com Semarang Jawa Tengah – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Semarang menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Terang Nusantara di bidang peningkatan pendidikan jenjang Sarjana Ilmu Komunikasi. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Kampus STIKOM Semarang, Jalan Wolter Monginsidi No. 119, Kamis, 23 April 2026.
Pihak pertama diwakili Ketua STIKOM Semarang, Dr. Hedy Rahmad, S.I.Kom., C.M., M.H., sedangkan pihak kedua diwakili Ketua Yayasan Pelita Terang Nusantara, Etika Halawa, S.E.
Dalam sambutannya, Dr. Hedy Rahmad menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, khususnya bagi anak muda binaan yayasan yang ingin menempuh S1 Ilmu Komunikasi.
“STIKOM Semarang punya komitmen mencetak lulusan komunikasi yang adaptif di era digital. Lewat MoU ini, kami siap memfasilitasi beasiswa, kelas karyawan, dan program rekognisi pembelajaran lampau untuk anggota binaan yayasan,” kata Hedy.
Ketua Yayasan Pelita Terang Nusantara, Etika Halawa, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, banyak anggota dan komunitas dampingan yayasan yang punya potensi di bidang media, konten kreatif, dan public speaking, tetapi terkendala biaya dan akses kuliah.
“MoU ini jadi pintu masuk. Kami ingin anak anak binaan punya gelar S1 tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Harapannya mereka bisa balik memberdayakan komunitas,” ujar Etika.

Ruang lingkup kerja sama yang disepakati kedua pihak meliputi:
- Penyediaan kuota beasiswa parsial untuk mahasiswa baru dari jaringan Yayasan Pelita Terang Nusantara.
- Kelas karyawan dan kelas blended learning S1 Ilmu Komunikasi dengan jadwal fleksibel.
- Program magang dan praktik kerja lapangan di unit usaha dan mitra yayasan.
- Pelatihan bersama bidang jurnalistik, digital marketing, dan kehumasan untuk komunitas.
- Riset dan pengabdian masyarakat kolaboratif terkait literasi media dan komunikasi pembangunan.
Suryanto wakil Ketua I Bidang Akademik STIKOM Semarang menambahkan, kurikulum S1 Ilmu Komunikasi sudah berbasis MBKM sehingga mahasiswa dari jalur kerja sama ini bisa konversi pengalaman kerja jadi SKS. Proses seleksi gelombang pertama dibuka bulan April 2026, dan masuk kuliah pada awal bulan September 2026.
“Kami siapkan jalur khusus. Calon mahasiswa dari yayasan cukup melampirkan surat rekomendasi dan portofolio. Tim kami akan dampingi sampai lulus,” jelasnya.
Acara penandatanganan MoU diakhiri dengan penyerahan document naskah MoU dan foto bersama jajaran pimpinan STIKOM Semarang serta pengurus Yayasan Pelita Terang Nusantara. Kedua pihak sepakat membentuk tim kecil untuk menyusun perjanjian kerja sama teknis paling lambat tanggal 30 April 2026 mendatang.
Bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung dan mendaftar sebagai mahasiswa baru bisa datang ke kampus langsung di Jl. Wolter Monginsidi No. 119 Pedurungan Tengah Kecamatan Pedurungan Kota Semarang atau melalui Web STIKOM Semarang : stikomsemarang.ac.id halaman PMB, ( Tim Liputan Suara caraka.com ).