Suaracaraka.Com, Semarang Jawa Tengah – Senin, 20 April 2026, RW 04 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, menjadi wakil Kecamatan Genuk dalam Lomba Bank Sampah Tingkat Kota Semarang Tahun 2026. Tim penilai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang melakukan verifikasi lapangan pada Sabtu, 19 April 2026.Kedatangan tim juri disambut langsung oleh Camat Genuk Pranyoto dan Lurah Bangetayu Kulon Sri Eko Utami Serta Ketua LPMK kelurahan Bangetayu Kulon Hedy Rahmad. Turut hadir Ketua RW 04 Riwanto, pengurus Bank Sampah “Sejahtera”, kader PKK, serta perwakilan warga.

Dalam sambutannya, Camat Genuk Pranyoto mengapresiasi kekompakan warga RW 04 yang konsisten mengelola sampah sejak 2023. Menurutnya, Bank Sampah “Sejahteta” bukan hanya mengurangi volume sampah ke TPA, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga.“RW 04 ini buktinya kalau perubahan bisa dimulai dari tingkat bawah. Sampah dipilah dari rumah, disetor ke bank sampah, hasilnya jadi tabungan warga. Ini yang mau kita tularkan ke RW lain di Genuk,” kata Pranyoto.
Lurah Bangetayu Kulon Sri Eko Utami menambahkan, pihak kelurahan terus mendampingi lewat pelatihan dan bantuan sarana. Saat ini Bank Sampah “Sejahtera” sudah memiliki 210 nasabah aktif dari 13 RT di RW 04. Sampah yang dikelola mencapai 350 kg per bulan, terdiri dari plastik, kertas, logam, dan minyak jelantah.“Selain setor sampah, ibu-ibu di sini juga produksi makanan ringan dari hasil olahan ternak ikan, juga beraneka ragam bahan plastik, dan kompos dari sampah organik. Jadi hulu hilirnya jalan,” jelas Sri Eko.
Ketua RW 04 Riwanto menjelaskan, persiapan lomba sudah dilakukan sejak 2 bulan terakhir. Warga gotong royong mempercantik sekretariat bank sampah, melengkapi administrasi buku tabungan, notulen rapat, serta dokumentasi kegiatan edukasi ke sekolah dan masjid.“Yang paling berat mengubah kebiasaan warga. Dulu semua dicampur di plastik hitam. Sekarang sudah 80 persen rumah tangga mau milah. Kuncinya sabar dan kasih contoh,” ujarnya.
Tim penilai dari DLH Kota Semarang mengecek lima aspek, yakni administrasi, sarana prasarana, inovasi, partisipasi warga, dan dampak lingkungan. Hasil lomba akan diumumkan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Semarang bulan Juni mendatang.
Camat Genuk Pranyoto berharap RW 04 bisa meraih hasil terbaik dan memotivasi wilayah lain. “Menang atau kalah sudah lumrah, yang penting semangatnya menular. Genuk ini salah satu penyumbang sampah terbesar di Semarang, jadi kita harus jadi bagian solusi,” tutupnya, ( Laporan Wartawan Edy Rahmad89 ).